Senin, 07 Januari 2013

Mistik Golek Kencana Mainannya Bangsa Jin





Golek Kencana konon merupakan boneka emas mainannya bangsa jin, Golek Kencana ini umumnya berada di daerah angker yang dihuni oleh bangsa jin.

SALAH SATU lokasi angker yang konon dikabarkan ada Golek Kencananya adalah di Sulingan. Bagi warga masyarakat yang bertempat tinggal di Desa Wanguk, Blok Bunut Lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, tentunya tidak asing lagi bila mendengar nama Sulingan ini, karena tempat tersebut sudah lama dikenal keangkerannya oleh warga masyarakat setempat, walaupun sepintas kilas tampak dalam padangan mata orang awam biasa-biasa saja dan tidak menampakkan kesan angker ataupun wingit.

Menurut kabar yang sudah lama penulis dengar di lokasi ini ada benda gaibnya yang bernama “Golek Kencana” nya. Golek Kencana berasal dari bahasa Jawa. Golek artinya Boneka dan Kencana artinya Emas jadi Golek Kencana artinya Boneka yang terbuat dari emas. Diyakini Golek Kencana ini merupakan mainannya bangsa jin khususnya jin dari kalangan kanak-kanak dan termasuk benda gaib. Karena hanya mereka yang berjodoh saja yang diyakini bisa memiliki boneka dari alam gaib ini.

Di saat penulis kebingungan mencari nara sumber Sulingan ini, Sungguh sangat beruntung sekali penulis bertemu dengan bapak Tarjono (38 tahun) yang banyak mengetahui kisah tentang keangkeran Sulingan ini. Beliau berpropesi sebagai seorang pengajar atau guru di SDN Lempuyang 1 dan bertempat tinggal serta membuka toko kelontong tidak jauh dari lokasi yang dikenal akan keangkerannya ini. Bahkan oleh beliau ini penulis diberi catatan nama-nama warga masyarakat setempat yang pernah mengalami peristiwa-peristiwa gaib dilokasi Sulingan ini. Beberapa warga yang mengalami peristiwa gaib di lokasi Sulingan ini, diantaranya :

Nyi Casti berpropesi sebagai dukun bayi konon pernah melihat ada Golek Kencana di lokasi Sulingan ini. Ketika Golek Kencana ini mau diambil menghilang, setelah peristiwa itu dia jatuh sakit hingga meninggal dunia.

Bapak Hanafi salah seorang sesepuh Desa Wanguk pada saat melewati Sulingan ini pernah melihat ada sekelompok Entog di Sulingan. Begitu di lihat kembali menghilang, begitu pulang ke rumah beliau tidak bisa berbicara selama tujuh hari.

Sementara Ibu Ratina pernah bersemedi di bawah pohon Asam dekat Sulingan meminta kekayaan. Dihari ketujuh dia melihat sebuah Istana lengkap dengan isi dan kekayaan di dalamnya. Begitu mau diambil ternyata tidak bisa karena di jaga oleh mahluk halus tinggi besar berbadan kekar dan berbulu lebat mirip monyet raksasa (Genderuwo).

Juga bapak Waji pembantu bapak H. Mikrad yang bertempat tinggal di dekat sulingan pernah mengalami kejadian aneh yang hingga kini tidak terlupakan yakni ketika tidur di depan samping rumah ternyata begitu menjelang Subuh dirinya sudah berpindah di samping got dekat Sulingan.

Bapak Tanyad pernah mengalami peristiwa yang lebih menakutkan yakni ketika dia bersama-sama dengan puluhan orang yang membawa padi lewat Sulingan, beliau di ganggu oleh mahluk halus berbentuk Macam Besar berwarna Hitam. Dan dengan seketika dia tidak mampu berjalan dan tidak bisa berbicara. Hingga kini dia tidak berani lewat Sulingan trauma dengan kejadian ini.

Pengalaman gaib lainnya juga dialami oleh bapak Calim pedagang Mie ayam ( Bakmie ) asal Desa Kedungwungu, Blok Wanguk Lor Timur, Kecamatan Anjatan yang dulu biasa mangkal di dekat komplek Sulingan pernah mengalami kejadian aneh ketika menjelang maghrib dia melihat sekelompok anak kecil gundul mirip Tuyul bermain-main di air Sulingan. Ketika di lihat kembali anak-anak kecil itu menghilang, keringat dinginpun keluar dari tubuh penjual Mie ayam ini. Sejak mengalami peristiwa ini bapak Calim tidak berjualan lagi di situ.

Bapak Suhendi ( guru SDN Kesambi 1 ) menantuanya bapak H. Mikrad pernah membersihkan pekarangan milik mertuanya di dekat Sulingan ini, pada saat itu dirinya mclihat sebuah guci dibawah pohon Bambu. Ketika mau diambil dia ragu. Sehingga temuan ini dilaporkan kepada bapak mertuanya. Ketika dilihat kembali guci itu telah hilang lenyap tak berbekas.

Sementara bapak Tarjono sendiri konon pernah melihat seekor Biawak putih terlihat di saluran air Sulingan. Begitu mengedipkan mata Biawak putih itu telah menghilang dari pandangan mata.

Beliau juga menambahkan “Radius 100 meter dari Sulingan sering terjadi kecelakaan tragis, sehari menjelang kejadian banyak yang melihat seorang perempuan berpakaian serba Putih terlihat ngelayap di sekitar Sulingan. Tercatat ada tiga kejadian yang merenggut korban jiwa. Pertama ketika pengendara sepeda motor di hantam truk tepat dilokasi Sulingan, 1 orang tewas. Kedua serombongan orang yang akan melihat tontonan pasar malam di Haurgeulis bertabrakan dengan mobil sejenis hingga banyak korban berjatuhan.

Dan yang terakhir dua orang perempuan mengendarai sepeda motor di hantam mobil elep dan 2 orang tewas seketika. Kejadian-kejadian tersebut diawali dengan terlihatnya seorang perempuan berpakaian putih malam menjelang kejadian”.

Guna untuk memuaskan had penulis bapak Tarjonopun kemudian memanggil salah satu nara sumber yang pernah mengalami peristiwa mistis di lokasi ini yakni bapak Hanafi ( 59 tahun ). Bapak Hanafi kemudian menuturkan dengan antusias asal mula Sulingan ini pada penulis.

“Sulingan mulai ada sejak irigasi sungai di tembus, di buat saluran air untuk lewat air irigasi. Termasuk irigasi mulai dari Blok Kesambi sampai Perempatan Pasar Wanguk termasuk masih saluran proyek. Sulingan itu dibuat untuk pembuangan air dari arah Barat “jelas bapak Hanafi” Sewaktu dibangun waktu Saya masih bayi “ imbuhnya datar.

Lebih lanjut dikatakan oleh bapak Hanafi bahwa seputar lokasi Sulingan ini dulunya merupakan lokasi yang berair ( Lebak bhs. Jawa ) air sungai dari arah Barat mengalir menuju arah Timor. Konon Sulingan ini dibangun pada masa penjajahan Jepang sewaktu masih bercokol di bumi pertiwi tercinta ini.

Sewaktu penulis meninjau lokasi Sulingan dengan diantar oleh bapak Hanafi memang di lokasi ini kelihatan angker atau wingit walaupun di samping kanannya terdapat rumah bapak H. Syarifuddin dan di sebelah kirinya terdapat rumah bapak H. Mikrad ( mantan Kepala Desa Wanguk ) kesan angker masih saja terasa. Apalagi kalau kita melihat lorong air di lokasi Sulingan yang hampir seluruhnya tertutup lumpur got kita tidak bisa membayangkan siluman apa yang menghuni di dalam Sulingan ini. Dan pantas saja ada Golek Kencananya.

Guna untuk mengumpulkan data lebih banyak lagi penulis menghubungi Irwan Edi Hartono ( 22 tahun ) warga Desa Kedungwungu, Blok Kesambi, yang lebih akrab di sapa Iwan yang pernah mendengar cerita dari temannya tentang keangkeran Sulingan ini.

Iwan menuturkan “Ada orang tapi bukan orang sini lewat kesitu ramai sekali disangka Terminal. Orang itu berdiri saja ,di situ. Ada orang yang tahu orang situ terus ditanya” Mang sedang apa ?” “Ini menunggu mobil” “Mobil ? di situ tanah kosong Mang” “Tanah kosong ? tadi banyak mobil kok” “Anda perasaannya bagaimana sih ?” “Ini Terminal bukan sih ?” “Ini tanah kosong” Konon orang tersebut langsung pergi. Di tengarai orang tersebut di balikkan matanya oleh penghuni gaib Sulingan, sehingga Sulingan ini seakan-akan kelihatan seperti Terminal kendaraan saja layaknya.

Ditempat terpisah bapak KH. Afruddin ( 55 tahun ) salah satu tokoh masyarakat Desa Wanguk yang juga merupakan mertuanya bapak Tarjono yang penulis hubungi dikediamannya menuturkan bahwa beliau ini pernah bermimpi mengenai penghuni gaib Sulingan. Diceritakan dalam mimpinya itu bapak KH. Afruddin sewaktu sore hari sekitar waktu shalat Ashar pergi ke lokasi Sulingan.

Dilihatnya di tempat tersebut ada sebuah rumah gubug kecil menghadap ke arah Timur. Dan ada seorang kakek tua sedang menyapu halaman. Kemudian beliau menyapa kakek tua ini “Uwak kalau ada siapa” “Yang di sebut Embah Wanguk ya Saya. Kalau ada apa-apa silahkan minta bantuan ke Saya. Asal kamu sering memberi sesuatu kepada Saya, Saya bantu kamu” ujarnya. Ketika penulis tanyakan mengapa lokasi yang angker ini dinamakan Sulingan beliau cuman menjawab singkat “Saluran air yang menembus aliran sungai”.

Lukman Hakim ( 23 tahun ) warga setempat yang bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi Sulingan saat dimintai komentarnya mengenai keangkeran Sulingan berkomentar “Ibunya Junedi pernah buang hajat di sungai dekat lokasi Sulingan pada malam hari menjelang Subuh. Ketika itu dalam keremangan malam dilihatnya ada perempuan sedang mandi di sungai itu. Diduga perempuan itu adalah jelmaan Sileman Laweyan atau sileman Urang Ayu. Di sulingan itu ada ular Lembu, Belut Putih, Urang Ayu dan Blegedeg Ireng atau Genderuwo”.

Keangkeran lain mengenai Sulingan penulis peroleh juga dari penuturan Hj. Nuraeni ( 23 tahun ) salah satu putrinya bapak H. Syarifuddin yang saat di temui penulis sedang menunggu beras jualan ibunya di emperan rumahnya dekat lokasi sulingan.

“Orang tua Saya terkadang memperkerjakan orang di dekat Sulingan. Orang baru kalau bekerja di situ kesambet atau sakit, bahkan ada yang hampir mati kecuali orang yang lama. Sudah banyak kejadiannya “ tuturnya.

“Saya sendiri pernah mengalami peristiwa gaib dilokasi sini. Ceritanya waktu itu saat Dhuhur Saya sedang duduk berjualan beras. Tiba-tiba ada perepuan cantik seperti putri Cinderella memakai gaun berwarna Putih sedang berjualan hendak melewati pagar rumah. Perempuan cantik itu memandang ke arah Saya malahan sambil tersenyum. Ketika dilihat lagi perempuan tcrsebut hilang “ tambah Hj. Nuraeni lagi. Lebih lanjut Hajjah muda ini menuturkan di lokasi Sulingan ini ada Sileman Belut Putih dan ada Tuyulnya.

Guna untuk mengumpulkan data lebih banyak lagi tentang keangkeran Sulingan ini penulis menemui ibu Wasem ( 67 tahun ) warga setempat yang bertempat tinggal sekitar 12 meter dari lokasi Sulingan. Beliau mengatakan pada penulis bahwa tetangganya yang bernama bapak Rastam sewaktu sedang bergadang malam melihat seorang wanita berkain liris dan berbaju putih di sekitar Sulingan. Begitupun mantan menantunya dulu yang bernama Karsiwan konon pernah melihat seorang perempuan sedang berdiri di lokasi yang sama.

Putrinya ibu Wasem yang bernama Kartini juga konon pernah di datangi perempuan berkain liris dan berbaju putih pada saat peritiwa itu Kartini yang habis melahirkan ditinggal suaminya pergi Ke Sawah. Pada saat sedang duduk itulah Kartini ini di pegang oleh perempuan misterius ini. Ditengarai perempuan misterius ini merupakan salah satu penghuni gaib Sulingan. Beruntung pada waktu itu perempuan dari alam gaib ini tidak mengganggu bayinya. Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar 14 tahun yang silam.

Ketika ditanya tentang keangkeran lain di lokasi Sulingan ini, ibu Wasem berujar “Katanya dari dulu ada sileman Ular Lembu dan siluman Kuda. Kalau sileman Ular Lembu adanya di saluran air Sulingan, sedangkan siluman Kuda adanya di rumpun pohon Bambu”. Lebih lanjut ibu Wasem menuturkan dulunya di sekitar lokasi Sulingan ini berupa rawa-rawa.

Menurut analisa penulis keangkeran Sulingan bisa jadi karena konon lokasi Sulingan ini dulunya berupa hamparan air, rawa-rawa atau lebak. Di duga dulu di lokasi ini bermukim ancka jenis mahluk halus terutama dari bangsa sileman air seperti Sileman Ular Lembu, Laweyan, Belut Putih dan lain sebagainya.

Karena tempat tinggalnya dijadikan pemukiman oleh penduduk dan juga dijadikan jalan raya oleh pemerintah, akhirnya berbagai jenis mahluk halus ini banyak yang pindah tempat dan ada juga yang masih tetap membandel tinggal di lokasi ini bercampur baur dengan kehidupan manusia.

Di lokasi ini ada beberapa titik yang kuat dugaan menjadi sarangnya mahluk halus atau setidak-tidaknya menjadi tempat mampirnya mahluk halus yakni di Sulingan, di belakang Pabrik Penggilingan padi miliknya Haji Kayan dan Rumpun pohon Bambu yang terletak di sebelah Barat Gg. Delima I.

Sementara lokasi Golek Kencana ini diduga kuat berada di rumpuh pohon Bambu yang terletak di dekat Sulingan. Benar tidaknya dvigaan penulis Wallahu ‘alam bishowab.

Selain di lokasi Sulingan yang banyak menimbulkan fenomena mistis khususnya tcntang adanya Golek Kencana, dikabarkan di sumiir Kembu yang terletak di Desa Bugis Tua, Blok Bugis Tua, Kecamatan Anjatan; ada Golek Kencananya juga.

Menurut penuturan Wasan (30 tahun) spiritualis setempat selain ada Golck Kencananya konon dilokasi inipun ada keris Naga Runtingnya yang terkadang khodamnya bcrupa siluman Ular Lembu dan juga ada Katak Hijau Raksasa.

Peristiwa mistis sehubungan penghuni gaib sumur Kembu ini pernah dialarni oleh seorang anak laki-laki usia Sekokh Dasar. Saat itu sekitar waktu Dhuhur, anak kecil ini yang pada waktu itu sedang berada di sumur Kembu melihat sebuah boneka emas atau Golek Kencana sedang berjoget di tengah sumur.

Melihat fenomena yang cukup aneh inipun anak kecil ini segera berlari pulang memberitahu pada teman-temannya. Ketika anak kecil ini kembali bersama dengan teman-temannya ternyata boneka emas ini telah hilang lenyap entah kemana.

Setelah siangnya melihat boneka emas ini konon menurut penuturan Wasan selanjutnya anak kecil ini jatuh sakit. Paginya anak kecil ini meninggal dunia. “Malamnya sakit, paginya langsung meninggal dunia” ujarnya. Lebih lanjut dituturkan bahwa pernah ada seorang pria asal dari Desa Sukatani yang bertapa di lokasi sumur Kembu selama 45 hari dengan tujuan ingin mendapatkan benda-benda yang ada di sumur Kembu ini. Konon pada saat itu di dapat wangsit yang mengatakan hanya anak asli keturunan kelahiran pribumi Bugis Tua yang bisa memiliki benda-benda yang ada dilokasi sumur Kembu ini. menurut penuturan Wasan lagi bahwa sumur Kembu ini airnya tidak pernah kering dan dijadikan sebagai air minum dan mandi khususnya dulu sewaktu warga masyarakat setempat belum menggunakan bor.

Selain di lokasi Sulingan di Desa Wanguk, di sumur Kembu di Desa Bugis Tua; dikabarkan di lokasi pekarangannya bapak Wasngad di Desa Wanguk, Blok Bunut Kidul, juga ada Golek Kencananya. Dilokasi inipun dikabarkan banyak terjadi fenomena mistis salah satu diantaranya adanya sileman Ular Naga, sileman Ular Lembu dan sileman Ular Welang. Dari uraian yang cukup panjang dan lebar ini, bisa kita ambil kesimpulan bahwasanya Golek Kencana ini adanya di daerah angker dan wingit yang banyak dihuni bangsa jin dari golongan sileman.

RF : http://warungghaib.multiply.com/journal/item/12?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Diposting Oleh : RIFANYTOP - Admin

Judul : Mistik Golek Kencana Mainannya Bangsa Jin
Berisi tentang :
Dengan url https://rifanytop.blogspot.com/2013/01/mistik-golek-kencana-mainannya-bangsa.html
By : RIFANYTOP - Silahkan Di Bagikan Jika sekiranya Bermanfaat, dilarang mengcopy Postingan Ini Tanpa Mencantumkan Link Sumber.


EmoticonEmoticon