Minggu, 17 Maret 2013

Kantong Air Mata Ibu

Kantong Air Mata Ibu

Suatu ketika, seorang anak perempuan yang sedang begitu bersemangat belajar mengaji, bertanya pada Ibundanya yang selalu setia menemaninya belajar.

Anak : Ummi, kenapa mata Ummi lebam? Berkantung dan menghitam. Apakah Ummi sedang sakit?
Ibu  : Oh, ini. Bukan, Sayang. Ummi hanya sering kelilipan.

Anak : Kelilipan kok sampai seperti itu, Ummi?
Ibu : Sudah, lanjutkan saja bacaan Al-Quranmu. Ummi baik-baik saja...

Anak perempuan itupun mengikuti kata-kata sang ibu. Ia melanjutkan bacaan Al-Qurannya dengan penuh semangat. Namun tiba-tiba...

Anak : Lho kok Ummi menangis lagi? Kenapa Ummi menangis tiap kali mendengarku mengaji? Apakah karena bacaanku jelek ya, Ummi?
Ibu : Bukan, Sayang. Bacaanmu sangat bagus. Ummi menangis karena bangga punya putri sepertimu...

Anak : Tapi Ummi sering sekali menangis. Berapa sebenarnya stok kantong air mata Ummi? Bolehkah aku berwudhu dengan air mata Ummi? Bolehkah aku pinjam kantong air mata Ummi agar tangisan Ummi bisa dibagi denganku. Biar Ummi tidak menangis sendiri lagi...
Gadis kecil itu semakin membuat deras airmata sang ibu. Ummi memeluknya erat. Tanpa berucap sepatah katapun.
Ibu : Tidak perlu, Nak. Ummi tidak perlu berbagi airmata denganmu, karena Ummi hanya ingin melihatmu tersenyum bahagia, bukan berurai airmata...

Anak : Ummi, bolehkah aku mengucapkan sesuatu, seperti yang pernah diajarkan Ustadzah di surau?
Ibu : Apa, Nak?
Anak : Aku mencintaimu karena ALLAH, Ummi...

Diposting Oleh : RIFANYTOP - Admin

Judul : Kantong Air Mata Ibu
Berisi tentang :
Dengan url https://rifanytop.blogspot.com/2013/03/kantong-air-mata-ibu.html
By : RIFANYTOP - Silahkan Di Bagikan Jika sekiranya Bermanfaat, dilarang mengcopy Postingan Ini Tanpa Mencantumkan Link Sumber.

1 komentar so far


EmoticonEmoticon